Rabu, 31 Januari 2018

"Jangan Hancurkan Aku "
Oleh : Desy Ayu Fatmawati

Dari banyak mata yang kulihat,
mata ini lelah...
Bahkan untuk menatapmu,
melihat bayanganmu saja aku ingin menjadi buta.

Dari banyak suara yang kudengar,
telinga ini panas...
Bahkan untuk mendengarkanmu,
suara samar-samar dari kejauhan itu membuat telingaku terbakar.

Tak usah bicara dengan gaya bahasa yang intelek.
Tak usah tersenyum dengan rona yang lembut.
Tak usah berjalan dengan langkah yang pasti.
Tak usah bersikap seperti manusia yang penuh kasih sayang dan bijaksana.

Aku mengenal ketidak-jujuranmu.
Aku mengenal kecuranganmu.
Aku mengenal ketidak-beranianmu.
Aku mengenal ketakutanmu yang mereka semua tidak tahu.

Disana kau diagungkan dan dihormati.
Disana kau disukai banyak mata yang menatap.
Disana kau menjadi pusat perhatian.
Disana kau menjadi sosok lelaki yang didambakan.

Tapi bagiku........
Kau hanya lelaki gemetar dengan perasaanmu.
Kau hanya lelaki yang bersembunyi diatas rindu yang menggebu-gebu.
Kau hanya lelaki yang berfikir picik.

Cintamu tak cukup berani untuk memilih jalan yang benar.
Mengapa kau harus menyengsarakan jiwa dan ragaku?
Jika cinta yang dirimu cita-citakan padaku,
kau wujudkan dengan cara yang salah.

Kau memilih jalan yang mudah untuk meraih hati seorang wanita lugu.
Musyrik bukanlah cara yang benar.
Kau tak pernah membayangkan betapa remuknya tubuhku,
saat ayat-ayatNya dilantunkan untuk menyembuhkan kegila'an jiwa dan batin ini.

Mentalmu tak cukup berani mematahkan sikap acuhku terhadap lelaki.
Hingga jalan pintas kau tempuh.
Atau mungkin rasa gengsimu yang setinggi langit.
Hingga jalan buruk itu tetap kau kuatkan.
 
Memang kau lelaki utama digemari para wanita,
kecerdasan dan kebijaksanaanmu melambung tinggi.
Hingga membuat setiap wanita tunduk mencintaimu,
lantas kau juga ingin aku berlutut dikakimu seperti mereka.

Mereka berteriak mengemis cintamu.
Tapi upik abu ini berani berteriak,
kau tidak pantas menerima cinta.
Kau tidak sepatutnya merusak jiwa dan tubuh seorang wanita.








Selasa, 23 Januari 2018

"Kuingin memahami-Mu"
Oleh:Desy Ayu Fatmawati

Ya Rabb....
Aku tercipta dari sebuah butiran-butiran debu kecil.
Aku terlahir dari rahim seorang manusia yang Kau muliakan.
Aku dibesarkan dari sebuah situasi yang sudah Kau takdirkan.
Dimana aku tidak bisa untuk memilih.
Dimana aku tak sanggup untuk menolak.

Ya Rabb...
Sepanjang perjalanan hidup adalah sebuah pencarian.
Sepanjang perjalanan dalam mencari adalah sebuah bimbingan.
Bimbingan itu kudapatkan dari siapakah Rabbku?
Bilamana aku sudah tidak mampu untuk memilih dan menolak,
dari lingkungan seperti apakah diriku Kau beri sebuah nafas.

Ya Rabb...
Sepanjang malam aku terbangun,diriku menatap kegelapan.
Sepanjang malam aku terus berfikir,diriku tak mampu menahan.
Sepanjang malam aku merasakan hati yang tersayat-sayat.
Bagaimana tidak yaRobb?aku buta akan ajaranMu.
Air mataku dan hatiku ingin memahamiMu.

YaRabb...
Aku takut melangkah dalam keraguanku.
Aku takut melangkah dalam ketidak-tahuanku.
Aku takut melangkah dalam kesendirianku.
Aku takut melangkah dalam ketidak-mampuanku.
Aku menahan langkah dalam lingkungan hidupku.

YaRabb...
Setiap hari hatiku berkata,"Aku benar-benar ingin belajar memahami-Mu"
Mengapa aku berada dalam lingkungan seperti ini?
Kuingin mengenakan sepasang kain putih.
Ku ingin telapak tanganku menyentuh sebuah alas kain yang kugelar.
Ku ingin melakukan dengan hati yang tenang tanpa sebuah kerusuhan.

YaRabb...
Aku sungguh-sungguh ingin..
Keinginanku seperti berenang disebuah samudra yang luas tanpa lelah.
Aku sungguh-sungguh ingin melakukannya dengan sebuah rasa yang tulus.
Tak ada sebuah kehangatan yang bisa menuntunku,
bak pohon yang tidak mampu untuk tumbuh tanpa siraman air.

YaTuhanku...
Sungguh hatiku tak mampu meminta apapun.
Sungguh aku hanya menginginkan satu hal indah,
sebuah kalimat yang ingin kudapatkan darimu Robbku.
 "aku meridhoimu hambaku,jalanmu untuk menujuku"
Diri yang kotor dan hina ini sungguh haus iman.

YaRobb...
Kumohon...
Air mataku sudah membanjir dan hatiku sudah hampir tak sekuat baja.
Izinkan aku memahamiMu dengan jalan yang mudah.
Kumohon yaTuhanku....
Ridhoiku yaTuhanku.....








Sabtu, 13 Januari 2018

Perkenalan

Hallo....
Ini merupakan postingan pertama diblog saya.Blog ini ditulis oleh seorang mahasiswa,dan blog ini saya beri nama "blogpuisihati.blogspot.com".
Alasan mengapa saya membuat blog ini,karena saya suka menulis puisi.
Disini saya akan terus menciptakan puisi,dan semoga puisi yang saya ciptakan kedepannya mampu menarik pembaca.Terimakasih untuk membuka blog ini dan membaca tulisan saya.